22 Jan 2009, 21:08
GKS Journey Operet Person
by Wira


Phillips Keliling Bali!

Masih tentang Phillips. Saat ini ketika Phillips sudah menginjak kelas 3, anak angin sedang dalam persiapan produksi operet untuk GKS tahun 1996. Seperti ritual tradisi anak angin dalam suatu produksi operet, yang dimulai dengan mencari inspirasi malam sampai larut di Pantai Kuta, begitu juga kali ini. Beberapa anak angin, khususnya cowok-cowok, malam itu telah bersiap-siap menuju Pantai Kuta.

Yang spesial malam itu adalah, di antara rombongan anak angin, terselip seorang Phillips! Lho, apanya yang spesial? Sangat spesial, karena tidak pernah sekalipun sebelumnya, Phillips diperbolehkan oleh Ibunda tersayang untuk ikut hura-hura sampai tengah malam bersama angin. Sebuah pertanyaan besar, kenapa malam ini Phillips diijinkan keluar malam. Gosipnya, karena sudah kelas tiga, Phillips sudah dianggap dewasa oleh Ibunda, sehingga diijinkan. Gosip yang lain, Phillips merayu Ibunda sampai nangis meraung agar diijinkan pergi, sampai sang Ibunda tidak tega, maka keluarlah surat ijin. Gosip lain lagi, Phillips kabur!!!

Pimpinan rombongan malam itu, ujung tombak sumber inspirasi, adalah Imam Wahyudi. Setelah sekian lama memandangi laut, ngobrol ngalor ngidul di tengah bisingnya ombak, akhirnya Imam mengeluarkan sebuah ide, “Kita buat cerita berlatar Ramayana digabungkan dengan kisah dari Shakespeare, Romeo dan Juliet….”

“Uhuuu! Obsesi ide baguuus! Aku obsesi pemeran utamaaa. Kayaknya aku cocok nih, berperan sebagai Romeo… uhuuu… obsesi Romeooo….” Phillips, dengan logat khasnya, masih penuh obsesi, langsung menawarkan diri.

“Hahaha… sadarlah kau Phillips, dikau sudah kelas tiga. Sudah terlalu tua untuk main operet. Biarkanlah peran utama itu diberikan kepada kelas satu atau kelas dua. Nah, biar ga repot, pemeran Romeo itu cocoknya ya aku. Karena kegantenganku bersaing dengan Romeo, jadi nanti tidak perlu repot-repot make-up-in aku. Kalau pake orang lain, susah make-over-nya. Hahaha….” Gantet yang super PD urun rembug.

“Beee… brother jangan gituuu. Aku obsesi pemeran utamaaa. Uhuuu….” Phillips kembali memelas.

“Tenang… tenang. Aku punya peran yang cocok buat Phillips. Jadi nanti, akan ada tokoh dagang bakso. Nah, itu kamu Lips!” kata Imam, lalu tertawa.

“Beee… jangan na gituuu. Masak dagang baksooo. Uhuuu… obsesi Romeooo….” Phillips masih merengek.

“Atau, kalau ga mau jadi dagang bakso, di warung bakso itu kan nanti ada tukang parkirnya. Nah, itu kamu Lips!” temen yang lain berkomentar, lalu semakin terkekeh-kekeh.

“Beee… jangan gitu naaa. Masak tukang parkir. Sama aja dengan dagang bakso. Pokoknya aku obsesi pemeran utamaaa….”

“Ada alternatif lain lagi nih Mam, buat Phillips. Jadi nanti, di depan warung bakso itu, akan lewat seorang pengemis, atau boleh juga pemulung. Nah, itu Phillips!” huahahaha… semakin riuhlah tawa kita.

“Iya, betul. Phillips memang tidak pantas jadi Romeo. Ayo Lips, kamu tinggal pilih, dagang bakso, tukang parkir, pengemis, atau pemulung. Atau kalau ndak sreg dengan salah satunya, bagaimana kalau dagang kacang ijo aja!” huahahahaha… candaan ini semakin memojokkan Phillips.

Tidak terduga, ternyata maksud kita yang hanya sekedar nyandain Phillips, membuat hatinya terluka. Dia marah. Lalu bangkit berdiri sambil membanting pasir, “Aku ga mau jadi dagang kacang ijo!”

Phillips berjalan ke arah selatan dengan emosi memuncak, menyusuri pantai. Kita sempat terkejut dengan kemarahan Phillips, tapi akhirnya cuek-cuek saja sambil terus menertawakan olok-olok tentang Phillips. Tapi kira-kira 10 menit kemudian, ketika kita masih asyik berdiskusi tentang operet, Phillips tiba-tiba muncul dari arah utara, dan yang lebih mengejutkan, dengan menggandeng dua orang cewek! Wow, Phillips ada kemajuan. Untuk menjaga perasaan Phillips di depan cewek-cewek gandengannya, kita sepakat untuk melupakan [sejenak] olok-olok tadi. Setelah berbasa-basi sebentar, lalu Phillips mengantar cewek-cewek tadi ke parkiran, dan kembali dengan wajah yang semakin berseri, sungguh bertolak belakang dengan kemarahannya tadi. Hah! Kali ini Phillips akan kita bantai lagi! Hahaha….

Hmm… ternyata kehadiran Phillips malam itu di Pantai Kuta memang dengan misi khusus. Dia bela-belain kabur dari rumah, ikut mencari inspirasi, berharap nantinya bisa mendapatkan peran utama dalam operet, adalah demi misi mendapatkan wanita idaman! Menjadi tokoh utama dalam operet angin, memang salah satu cara untuk mendongkrak popularitas di Smansa. Sebagian besar siswa Smansa yang menonton operet pasti akan selalu terkenang dengan penampilan para pemain, utamanya tokoh utama. Dan dengan sangat menyesal, operet kita saat itu yang berjudul “Romeo dan Sinta”, tidak bisa menghadirkan Phillips sebagai tokoh utama, karena kita akhirnya memilih Mahabudhi sebagai Romeo dan Candra Idiot sebagai Sinta.

Tetapi demi mewujudkan misi khusus Phillips, Imam Wahyudi telah menyediakan begitu banyak peran-peran kecil yang bisa dimainkan oleh Phillips. Jadi, dengan begitu gembira, Phillips menjalankan peran-peran kecilnya dalam operet itu, yang penting muncul di panggung sesering mungkin, untuk menarik perhatian si pujaan hati. Adegan yang paling menggelikan adalah ketika Phillips harus naik panggung dengan hanya menggunakan celana renang, dilengkapi mainan bebek-bebekan yang biasa digunakan oleh anak-anak kecil untuk berenang, dengan gaya berenang di udara, berdialog, “Hei… bebek… bebek baruku mau dibawa kemana?” [iklan Hon** dari Mand**]

Oh, iya. Sampai cerita ini akan habis, kok kayaknya ndak ada korelasinya dengan judul di atas ya? OK, mari kita kembali ke tiga paragraf sebelum paragraf ini. Phillips Keliling Bali. Hehe… dengan kemarahannya, Phillips mampu keliling Bali hanya dalam tempo 10 menit! Iya, pada waktu Phillips marah dan berjalan ke arah selatan, tiba-tiba 10 menit kemudian dia datang dari arah utara. Jadi kesimpulan bodoh kita pada waktu itu, Phillips telah menyusuri pesisir pantai sepanjang Pulau Bali, karena tidak sekalipun terlihat dia berbalik menuju utara. Jadi, pergi ke arah selatan, datang dari arah utara, Phillips artinya telah mengelilingi Bali, hanya dalam tempo 10 menit!!! :D

[Menurut Eratosthenes, orang pertama yang diketahui menghitung keliling bumi, diperoleh bahwa keliling bumi adalah sekitar 39.690 km. Sementara itu, Jules Verne, mengelilingi bumi dalam waktu 80 hari, tertuang dalam bukunya, Around the World in 80 Days. Maka, boleh dikatakan menurut Eratosthenes, kecepatan rata-rata Jules Verne dalam petualangannya adalah sekitar 20,67 km/jam. Sementara itu, Phillips, mampu mengelilingi Pulau Bali dengan kecepatan luar biasa, 2.584,8 km/jam! Asumsi panjang garis pantai Pulau Bali adalah 430,8 km yang bisa ditempuh oleh Phillips hanya dalam waktu 10 menit. Jadi, jika saja Phillips adalah Jules Verne, dia akan menulis buku, Around the World in 15 Hours, 21 Minutes, and 18 Seconds. :D]

23 Jan 2009, 00:01
by sukada


“kecepatan rata-rata Jules Verne dalam petualangannya adalah sekitar…”

yg keliling itu phileas fogg lagi, bukan jules verne hehe.

ah Phillips, yg suka muncul di pintu kelas, lalu menyibak rambut dan berujar “obesssiiihhh”,.. (sengaja kutambah h sedikit biar sedikit mendesah)

by Wira: Haha… Phileas Fogg ya? Aku memang berharap ada seseorang yang meralat, karena aku belum pernah baca bukunya Jules Verne ini. Haha… “obesssiiihhh”? [s-nya kurang, disengaja juga?]

[Reply]

23 Jan 2009, 00:02
by sukada


yg ada bagas teriak2 “juliek” itu yg mana? ini juga? jadi apa judul operet nya, Romeo dan Sinta dan Bagas dan Juliek?

by Wira: Eh, Bagas teriak Juliek ya? Teriaknya yang ragu-ragu itu ya? Hehe… judulnya ada dua versi. Romeo dan Sinta, atau Rama dan Juliet. Pilih yang mana?

[Reply]

salam kenal bro

by Wira: Salam kenal, bang jadul. Seandainya pun sudah jadi bang jamod [jaman modern] jangan lupa untuk terus mampir ke sini. Thanks.

[Reply]

wakakakaka.. *ngakak guling-guling* bacanya..
phillips ky nama merk lampu..

ada fotonya gak? penasaran sama yg namanya Phillips.. hua3

by Wira: Wah, setelah tulisan ini selesai dibuat, sebenernya saya agak pesimis, karena susah sekali menggambarkan kelucuan dan kehebohan waktu itu. Eh, ternyata ada juga yang ngakak guling-guling. Profil si Philips, silahkan klik di sini.

[Reply]

Hwahahaha
Iya, diantara anak kelas dua memang aku yang sepertinya paling sadis kalo ngejekin Phillips (padahal Phillips kelas tiga). Tapi entah kenapa dia selalu baik (baru tau ternyata harapannya adalah menjadi tokoh utama, jadi PDKT sama tukang nulis naskah :-p).

Romeo dan Shinta
Sebuah masterpiece yang diakui oleh Gantet sebagai karya-nya (Hahaha, mentang-mentang ketua Theater, setiap ditanya,”wah Tet itu yang nulis naskah siapa?”. Dan Gantet dengan jumawa menjawab,”Aakuuuu !!”)
Hahaha

Salut pada Mahabudhi sang Romeo, Kojek sang Anoman, Chamot sang Rahwana, dan tentu saja sang tokoh utama nan cantik dan seksi, the legendary Chandra Idiot (where are you Chaaaan??).

Nice story Wir :-). And Phillips, whenever you read this. Maafkan kami ya
Hahaha

by Wira: Haha… Gantet memang tengal. Bahkan Putu Wijaya pun diakui sebagai kakeknya!!! ;)

[Reply]

Setelah dipikir-pikir lagi
Yang jadi Romeo bukannya Bagas? Dan Mahabudhi jadi Rama?
Karena Sukada inget Bagas teriak Julieek, julieeeek.
Hahaha, bener deh Wir. Si Bagas itulah Romeo kita :-p

by Wira: Eh, iya… ya. Mahabudhi kan pake pakaian pewayangan gitu. OK. OK. Komen ini sekaligus sebagai ralat. Thanks buat Sukada dan Imam.

[Reply]

1 Feb 2009, 12:05
by Gung Bo Wahyu Prasetya Psikopat_Lepass_ Believe It Or Not


gila si philips ni…
udah aku baca artikel lalungin, pake celana dalm bau, lagi..
pasang fotonya dong!

[Reply]

Wira Reply:

Silahkan berkenalan dengan Philips di sini.

hehehehe……..nice story.

[Reply]

Wira Reply:

Ada yang lebih nice lagi tentang pantai Kuta, dengan tokoh utama Wahyu Dhyatmika. Tunggu tanggal mainnya… ;)

8 Feb 2009, 21:21
by Gantet


1. aku emang yag bikin nasjkah romeo damn shinta !!
2. pt.wijaya emang kakekku !!!!!
3. baraack obama emang…….bukan siapa2ku

hahaha….ikut2an guling2 ah
dimanahkah kau sekarang philips
kita adkan sayembara aja untuk menemukan dia

[Reply]

Wira Reply:

Tenang Tet, tenang. Jangan terlalu emosional. Emosional hanya mengakibatkan tulisanmu jadi susah dimengerti. Perhatikan kesalahanmu berikut ini: yag atau yang? nasjkah atau naskah? damn atau dan? baraack atau barrack? dimanahkah atau dimanakah? adkan atau adakan? Tenang Tet. Kalau sudah tenang, silahkan tulis ulang komenmu dengan baik…. ;)

hehehe…Gantet emosi… tenang Tet…yeh pucih? yeh pucih?

[Reply]

Wira Reply:

Hahaha… yeh pucih? Ayuh…? Ayuh…? Ayo kawan, ingatkan lagi aku tentang memori soto kumbasari, sebelum nostalgianya nanti diposting….

ya Tuhan, sepertinya komen di atas ga cuma bikin saya guling-guling tapi juga pusing!

[Reply]

Wira Reply:

Hehe… sedikit bocoran untuk cerita Soto Kumbasari. Jadi waktu itu, anak angin suka makan soto babad di Pasar Kumbasari. Ada dua pelayan laki perempuan yang sedikit tuna wicara, kolok kalau orang Bali bilang. Nah, kalau pelayan ini mau menawarkan air putih, dia akan bilang, “Yeh pucih… yeh pucih…?” Kalau mau menambahkan sayur ke dalam pesanan kita, sambil mengacungkan sayur hijau dia akan bilang, “Ayuh… ayuh…?” Nah, karena Gantet sedikit emosi, ada baiknya kita tawarkan air putih supaya lebih tenang, “Tet… yeh pucih Tet?”

wakakakkakak, gitu toh ceritanya, sekarang beneran gulinggulingne, wakakakakakk

wah, harusnya selesai MAS, bli wira mengenalkan soto kumbasari itu pada saya..

tapi berhubung waktu itu saya nebeng temen jadi mau ga mau harus ngikut pulang…

[Reply]

Wira Reply:

Kan saya udah bilang, nebeng sama saya ajah…. Btw, soto kumbasari langganan kita, sejak beberapa tahun lalu, sudah tutup, karena si Ibu meninggal dunia. Mari tundukkan kepala sejenak, berdoa untuk Ibu Soto Kumbasari….

7 Mar 2009, 13:47
by adhitiana


ha..ha..ha… jeg kedek ingkel ingkel jadinya …philips..begitu berkesan.. dengan gaya konyolnya… a..a…a…philips …..

[Reply]

Wira Reply:

Kawanmu yang satu itu memang tengal, Dhi…. ;)

Wir, jangan lupa Philip telah berhasil mencetak skor pacaran dengan cewek Smansa yang cantik dengan durasi satu (1) minggu!!! yang membuat kita semua selama seminggu sibuk menemukan alasan kenapa cewek itu mau nerima Philip !!!

[Reply]

*name

*e-mail

web site

leave a comment


 
  • Recent Comments

  • Random Posts

  • Anginers

  • Next Random Story

    [Kena.Ajian.Sirep] [Anak.Muda] [Keroyokan.Cerpen] [Adhi.Runner-Up] [Malioboro] [Eksperimen.Eksperimen] [Maaf.Saya.Tidak.Tahu.Perubahan.No.Undi] [Wahyu.Gagal.Mengkader.Wira] [Wisata] [Ratna] [Sucahya.Jangan.Diajak] [Lautan] [Dispen.Nonton.Film] [Angin.Biang.Demo] [Antologi.Bersyarat] [Sibang.Kaja]